Jumat, 12 September 2014

Teori penciptaan manusia menurut pandangan Agama2.

| |


1.      Ayat- ayat dari  Al Qur’an

a.    Surah Shad ayat 71
Artinya “
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah".

b.    Surah Al Hajj ayat 5
Artinya :
“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), Maka (ketahuilah) Sesungguhnya kami Telah menjadikan kamu dari tanah, Kemudian dari setetes mani, Kemudian dari segumpal darah, Kemudian dari segumpal daging yang Sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, Kemudian kami keluarkan kamu sebagai bayi, Kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya Telah diketahuinya. dan kamu lihat bumi Ini kering, Kemudian apabila Telah kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.”
c.    Surah Az Zumar ayat 6

Artinya :
“Dia menciptakan kamu dari seorang diri Kemudian dia jadikan daripadanya isterinya dan dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan[1306]. yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. tidak ada Tuhan selain Dia; Maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?”

[1306]  tiga kegelapan itu ialah kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup anak dalam rahim.

d.   Surah Al Mu’minun ayat 12-14

Artinya :
“Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.

e.    Surah Al Insan ayat 2
Artinya :
Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur[1535] yang kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), Karena itu kami jadikan dia mendengar dan Melihat.

[1535]  Maksudnya: bercampur antara benih lelaki dengan perempuan.

   Dari kelima ayat diatas dapat diambil kesimpulan bahwa penciptaan manusia berasal dari setetes mani yang berisi sperma yang kemudian membuahi ovum. Ketika sperma bergabung dengan sel telur intisari bayi yang akan lahir terbentuk. Sel tunggal yang dikenal sebagai “zigot” akan segera berkembang biak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi “segumpal daging”. Dan dalam Al qur’an disebutkan, mulanya tulang-tulang terbentuk, dan selanjutnya terbentuklah otot yang membungkus tulang-tulang ini. Kemudian terbentuklah seorang manusia. Singkatnya, tahap-tahap pembentukan manusia sebagaimana digambarkan dalam Al Qur’an, benar-benar sesuai dengan penemuan embriologi modern.


2.      Ayat – ayat dari Al Kitab
a.    Kejadian 1: 27
“Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.”
b.    Kejadian 2: 6-7
Ayat 6:
“Tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu”
Ayat 7:
“Ketika itulah Tuhan Allah memmbentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”

3.      Ayat- ayat dari Agama Hindu
a.    Manawa Dharmasastra I.8
So ‘bhidhyaya carirat swatsisrksur wiwidhah prajah, apa ewasasarjadan tasu bija mawa bijat”
Artinya :
Ia Tuhan yang ingin menciptakan diri darinya sendiri semua makhluk hidup beraneka ragam, mula-mula dengan pikiran-Nya, terciptalah air dan meletakkan benih-benih kehidupan pada air itu.
b.   Manawa Dharmasastra I.11
Yattatkaranamawyakta nityam sadasadatmakam tadwisrstah sa puruso loke brahmeti kirtyate”  
Artinya:
Dari cakal bakal (sebab) yang pertama ini, yang tak terbendakan, kekal yang nyata dan tak nyata, muncullah Adam (Purusa), yang terkenal di dunia ini dengan gelar Brahman.Tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu”
Ayat 7:
“Ketika itulah Tuhan Allah memmbentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.”


0 komentar:

Ir arriba

Posting Komentar

Followers


annidaramadhani.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.


Translate

 
 

Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
Ir Arriba