Kamis, 11 September 2014

Golongan Darah

| |

 

Pada tahun 1900, Karl Landsteiner mengelompokkan darah menjadi empat golongan, yaitu A, B, AB, dan O. Orang yang memiliki golongan darah AB disebut resipien universal, artinya orang tersebut dapat menerima semua jenis golongan darah lainnya. Adapun orang yang memiliki golongan darah O disebut donor universal karena orang tersebut dapat memberikan darahnya ke semua resipien yang memiliki golongan darah lain.
Menurut Landsteiner, indikator untuk mengetahui suatu jenis golongan darah adalah adanya aglutinogen. Aglutinogen adalah sejenis protein yang terdapat dalam sel darah merah dan dapat menggumpal.
Apabila dalam eritrosit terdapat aglutinogen A, orang tersebut dinyatakan bergolongan darah A. Apabila terdapat aglutinogen B dalam eritrosit, dinyatakan bergolongan darah B. Apabila dalam darahnya terdapat aglutinogen A dan aglutinogen B, dinyatakan bergolongan darah AB. Apabila dalam eritrosit tidak ditemuakan kedua macam aglutinogen (A dan B), dinyatakan bergolongan darah O.
Di dalam plasma darah terdapat aglutinin atau antiaglutinogen.  Antiaglutinogen dibedakan atas antiaglutinogen A (anti a) dan antiaglutinogen B (anti b). Jika anti a bertemu dengan aglutinogen A dan anti b bertemu dengan aglutinogen B, terjadi penggumpalan darah atau aglutinasi. Salah satu manfaat penggolongan darah ini adalah dalam proses transfusi darah (pemindahan atau pemasukan darah kepada orang yang memerlukannya). Hal ini berhubungan dengan kemampuan resipien (penerima darah) untuk menrima darah dari donor (pemberi darah).
Cara menetukan golongan darah seseorang harus melalui tes golongan darah yang menggunakan serum Anti A dan Serum anti B. dengan acuan golongan darah sebagai berikut :

Golongan darah
Aglutinogen
Aglutinin
A
A
B
B
B
α
AB
AB
Tidak ada
0
Tidak ada
α  dan β


Aglutinogen adalah protein yang terdapat dalam sel darah merah yang dapat digumpalkan oleh aglutini. Ada 2 macam Aglutinogen, yaitu Aglutinogrn A dan B.
 Aglutinin adalah protein dalam plasma darah yang dapat menggumpalkan Aglutinin.

cara kerja tes golongan darah yaitu:
1. menyiapkan serum anti A dan Serum anti B
2. meneteskan sedikit darah di dua kaca benda yang berbeda yaitu pada kaca benda a dan kaca benda b
3. Mengaduk  tetesan darah yang telah ditetesi Serum dengan tusuk gigi
4. Mengamati Hasilnya dan mengetahui hasilnya dengan cara:
cara menentukan golongan darah seseorang melalui tes golongan darah yaitu:
a.       Jika darah di A menggumpal sedangkan di B tidak, maka termasuk golongan darah A
b.      Jika Darah di A tidak menggumpal sedangkan di B menggumpal, maka termasuk golongan darah B
c.       Jika darah A dan di B menggumpal, maka termasuk golongan darah AB
d.      Jika Darah A dan di B tidak menggumpal, maka termasuk golongan darah 0 (nol)



0 komentar:

Ir arriba

Posting Komentar

Followers


annidaramadhani.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.


Translate

 
 

Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
Ir Arriba