Rabu, 17 Desember 2014

KEISTIMEWAAN ASI

| | 0 komentar

A.  Keistimewaan Air Susu Ibu (ASI)
Sesuatu yang sungguh luar biasa dalam kehidupan manusia adalah ketika bayi yang baru lahir diletakkan bertelanjang dengan  kulit kontak kulit diperut atau didada ibunya. Ia menunjukkan kemampuan yang sungguh luar biasa. Bayi itu dengan pelan merayap, disertai dengan sentuhan kasih sayang ibunya, ia bergerak perlahan menendang perut dan menggapai buah dada ibunya. Ia membuka mulutnya mungil, menggerak-gerakkan kepalanya, dan akhirnya bayi itu menyusu, satu kehidupan telah dimulai.
Ada banyak keistimewaan dari ASI. Dengan memahani pentingnya ASI, diharapkan lebih banyak kaum ibu yang ingin memberikan ASI untuk buah hatinya. Karena Allah pun telah menyeru kapada para ibu yang memiliki bayi agar memberiakan ASI kepada buah hatinya agar anak tersebut menjadi anak yang cerdas dan sehat. Allah berfirman dalam kitab suci Alquran pada surah  
Al Baqarah ayat ke 233:
233.  Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. dan kewajiban ayah memberi makan dan Pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf. seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan Karena anaknya dan seorang ayah Karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, Maka tidak ada dosa atas keduanya. dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, Maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. bertakwalah kamu kepada Allah dan Ketahuilah bahwa Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.
Adapun keistimewaan pemberian ASI yang telah dianugrahkan Allah melalui perantara ibu diantaranya adalah :
1.             ASI adalah cairan hidup
     ASI menagandung daya tahan tubuh dan enzim-enzim yag dibutuhkan tubuh bayi dalam proses pencernaan makanan. Dengan begtiu, nutrien yang masuk sebagiab besar akan terserap oleh tubuh bayi
         Berbeda dengan susu formula yang diistilahkannya sebagai cairan mati, penyerapan nutriennya sangat tergantung pada enzim penyerapan yang jumlahnya dalam usus bayi masihlah sedikit. Asal tahu saja, 1 sendok teh kolostrum memiliki nilai gizi sesuai dengan kurang lebih 30 cc formula. Usus bayi dapat menyerap satu sendok teh kolostrum tanpa ada yangterbuang, sedangkan untuk 30 cc susu formula yang diisapnya, hanya satu sendok teh sajalah yang dapat dapat diserap ususnya. Sisa usus formula yang tidak terserap akan menjadi sampah dalam usus bayi.
2.             Menyusui bukanlah sekedar memberi makan, tapi juga mendidik anak
          Sambil menyusui, eluslah si bayi dan dekaplah dengan hangat. Tindakan ini sudah dapat menimbulkan rasa aman pada bayi, sehingga kelak ia akan memiliki tingkat emosi dan spiritual yang tinggi. Ini menjadi dasar bagi pertumbuhan manusia menuju sumber daya manusia yang baik dan lebih mudah untuk menyayangi orang lain.
3.        Kolostrum memiliki daya tahan tubuh 17-20 kali lebih baik dibanding ASI   berikutnya
               Jumlah kolostrum memang tidak banyak. Kolostrum hanya tersedia mulai hari pertama hingga maksimal hari ketiga atau keempat, menyusui tidak menyusui, kolostrum tetap ada. Setelah itu, keluar susu peralihan.
Pada hari pertama mungkin hanya diperoleh 30 cc. Namun, dalam setiap tetesnya terdapat berjuta-juta satuan zat antibodi. SigA adalah antibodi yang hanya terdapat dalam ASI. Kandungan SigA dalam kolostrum pada hari pertama adalah 800 gr/100 cc. Selanjutnya mulai berkurang menjadi 600 gr/100 cc pada hari kedua, 400 gr/100 cc pada hari ketiga, dan 200 gr/100 cc pada hari keempat.
4.        Ibu menyusui dapat mengonsumsi apa saja, kecuali rokok, minuman keras, dan narkoba.
                 Ada sebagian orang berpendapat, ibu menyusui jangan makan sambal nanti bayinya mencret. Atau, jangan minum es nanti bayinya batuk. Pendapat ini tidak benar. Tidak ada larangan makanan yang mutlak bayi ibu menyusui. Tapi, memang ada sebagian bayi yang  tidak  kuat terhadap makanan tertentu. Ini biasanya ditandai dengan mencret pada bayi. Untuk menghindarinya, ibu cukup tidak mengonsumsi makanan tersebut.
5.        Agar produksi ASI optimal, ibu harus berfikir positif bahwa ia mampu memberikan ASI.
                 Produksi ASI sangat dipengaruhi kondisi psikis si ibu. Bila hati ibu tenang, bahagia, maka produksi ASI nya akan melimpah. ASI diproduksi sesuai permintaan. Bila bayi membutuhkan 100 cc maka ASI akan diproduksi sebanyak 100 cc pula. Jadi, jangan takut ASI nya tidak mencukupi kebutuhan si bayi karena Allah telah memberikan jumlah yang pas (tidak kurang dan tidak berlebihan) pada ASI.
6.      Kebutuhan cairan bagi ibu yang menyusui  akan di atur oleh tubuh ibu itu sendiri.
                 Bila ibu butuh cairan, pasti akan itmbul rasa haus, kalau ada anggapan harus banyak minum dapat menghasilkan ASI yang banyak, itu semua hanyalah mitos. Karena dengan adanya ASI pada payudara ibu membuat kadar kehausan pada ibu berkurang. Allah menciptakan ASI selain berguna bagi si bayi ternyata ASI juga dapat mengurangi rasa haus pada si ibu.
7.        ASI tak bakalan basi
                 ASI selalu diproduksi oleh pabriknya di wilayah payudara Bila gudang ASI telah kosong. ASI yang tidak dikeluarkan akan diserap kembali oleh tubuh ibu. Jadi, ASI dalam payudara tidak pernah basi dan ibu tak perlu memerah dan membuang ASInya sebelum menyusui.
8.        Wilayah aerola cukup dibersihkan dengan ASI
                 Sebelum menyusui, jangan bersihkan aerola (daerah gelap sekitar puting) dengan air. Gunakan ASI, karena didalam ASI Allah telah memberikannya kandungan antibodi yang secara otomatis akan langsung membersihkan aerola.

9.         ASI menjadikan anak lebih pandai
            Menurut penelitian pada tahun 1997, kepandaian anak yang minum ASI pada usia 9,5 tahun mencapai 12,9 poin lebih tinggi daripada anak-anak yang minum susu formula.

1.        Menyusui dapat dilakukan hingga anak berusia 2 tahun.
            Menyusui dengan ASI sampai dengan usia anak mencapai 2 tahun masih mampu memenuhi  kebutuhan kalori,  kebutuhan protein, 45% kebutuhan akan vitamin A dan 90% kebutuhan akan vitamin C.
                   Adapun keistimewaan lain dari ASI adalah :
*      ASI melindungi bayi terhadap banyak penyakit seperti diare, pneumonia, diabetes dan kanker.
*      Dengan menghisap ASI, bayi menjadi dekat dengan ibu, membantunya merasa aman dan dilindungi.
*      ASI selalu segar, bersih dan siap unutk diserap tubuh.
*      ASI membantu rahim ibu berkontraksi setelah melahirkan sehingga melambatkan pendarahannya.
*      ASI mencegah ibu untuk menjadi hamil lagi dengan cepat.
*      ASI melindugi ibu dari pengeroposan tulang (osteoporosis) dan
beberapa jenis kanker dikemudian hari.
*      ASI tidak memerlukan biaya tambahan, sepenuhnya gratis.
B.      Faktor yang menyebabkan bayi mampu melakukan inisiasi menyusui dini
                   Setiap bayi yang baru lahir telah diberikan Allah kemampuan ainstinktif untuk mencari, menemukan dan menghisap puting susu ibunya. Gerakan bayi selama proses inisiasi menyusui dini berlangsung, dihubungkan dengan aktifitas syaraf sensoris dan motoris. Syaraf pusat, serta komponen neuroendokrin langsung atau tidak tangsung bayi mampu melakukan gerakan untuk mempertahankan kehidupan dalam dunianya yang baru. Hal ini terjadi secara alami, sebagaimana bayi-bayi dari makhluk-makhluk golongan mamalia lainnya.

1.      Syaraf-syaraf sensoris.
1.1  penciuman
dibandingkan dengan buah dada yang sudah di cuci, ternyata bayi-bayi lebih menyukai buah dada ibunya yang tibak di cuci (varendi et al, 1994.)
1.2  visual  
illingworth (1987) menyebutkan bahwa bayi baru lahir sudah dapat melihat benda-benda yang berwarna kehitaman. Bayi baru lahir juga dapat mengenali wajah ibunya (Bushnell et al.1989), dan dapat mengikuti dengan jarak yang dekat (Brazelton dan Cramer, 199).
1.3. pengecapan
Menurut Klaus dan kennel (2001), cairan omnion di tangan bayi berpera dalam proses pengecapan dan pengisapan.
1.4. pendengaran
Bayi baru lahir lebih menyukai suara ibunya. Dan ia akan minum lebih lama pada waktu mendengar suara itu (DeCasper dan Pifer, 1980 : Pifer dan Moon. 1994). Suara detak jantung ibu yang ritmis akan lebih menenangka bayi (Salk L. 1960 : Salk L. 1962).
2.      Syaraf Motoris :
2.1. Orofisial
Kurang lebih 20 – 30 menit, mulut bayi mulai mengecap-ngecap dan kadang menghisap-hisap jari tangannya. Setelah berhasil sampai ke puting susu, bayi mulai menetek yang kadang sampai 20 menit (Rigard & Alade 1990).

            2.2. gerakan kaki
       Tendangan kaki yang bergerak secara reflektoris, memebantu mendororng bayi dari perut ibu untuk bergerak ke dada mendekati buah dada ibunya. Dorongan-dorongan kaki ke perut ibu ini ikut membantu pelepasan plasentadan mengurangi resiko pendarahan pasca salin.(Klaus and Kennel, 2001).
2.3. gerakan tangan
Gerakan tangan bayi dibuah dada ibunya, seperti mamijat buah dada ibunya dan akhirnya akan merangsang pengeluaran hormon oksitoksin (hormon yang dihasilkan neurohipofisa, bekerja untuk merangsang kontraksi otot polos dinsing rahim selama coitus dan melahirkan) yang selanjutnya merangsang pengeluaran hormon prolaktin (dihasilkan hipofisa pars anterior, mendorong pertumbuhan kelenjar susu untuk menghasilkan air susu, bersama FSH dan LH ikut memelihara aktivitas gonad).(Klaus and Kennel, 2001)
2.4. komponen neuroendokrin
a. Oksitosin (“Love hormon”)
- kontraksi uterus
- mempercepat pengeluaran plasenta
- mencegah pendarahan
- membuat ibu merasa lebih tenang, rileks, merasa lebih sayang
- membantu pengeluaran hormon usus
Menaikkan suhu tubuh (flushing)

1.      Komponen syaraf
Dari rekaman otak bayi baru lahir ternyata mereka tetap menjaga beberapa saat setelah lahir, sampai kurang lebih 15 menit yang semakin menurun sampai 150 menit, kemudian tertidur.(Widstorm et el. 1987).
C.           Manfaat menyusui bagi bayi dan ibu
Seluruh ciptaan Allah yang ada di langit dan di bumi pasti  sangat bermanfaat dan berguna bagi seluruh makhluk, tergantung bagaimana kita menggunakannya. Karena Allah telah berjanji di dalam Alquran bahwasanya Dia tidak akan menciptakan sesuatu apabila tidak bermanfaat. Jadi dapat kita simpulkan bahwa seluruh ciptaan Allah mempunyai kegunaan yang luar biasa.
Begitu pula dengan di ciptakanNya Asi yang merupakan Anugrah melalui perantara ibu. Asi ini memberikan banyak manfaat, baik itu bagi si bayi maupun ibu.
1.      Untuk bayi
1.1. Kehangatan
Christenson et al (1992)melaporkan bahwa di bandingkan bayi-bayi yang diletakkan dalam  boks ternyata bayi-bayi yang kontak kulit dengan kulit ibunya mempunyai suhu tubuh yang lebih hangat dan stabil.
1.2.Kenyamanan
Ternyata bayi-bayi yang di lakukan inisiasi dini lebih jarang menangis dibandingkan dengan bayi-bayi yang dipisahkan dari ibunya (Christenesson et al,1992).
1.3.Adaptasi metabolik
Bayi-bayi yang disusui selama kurang lebih 90 menit, mempunyai kadar gula darah dalam batas normal serta asidosis transien yang lebih pendek (Christenesson et al,1992).
1.4.Kualitas perlekatan
Dibandingkan dengan bayi yang dipisahkan dengan ibunya, bayi-bayi yang disusui mempunyai kemampuan perlekatan mulut yang lebih baik pada waktu menyusu (Rigard and Alade, 1990)
2.      Untuk ibu 
Salah satu manfaat menyusui bagi ibu adalah membantu pelepasan plasenta yang lebih cepat akan mengurangi resiko terjadinya pendaraha pasca kelahiran
leer más...

FUSI DAN SINGAMI, MONOSPERMI DAN POLISPERMI, DAN PARTENOGENESIS

| | 0 komentar

           Fusi dan singami
1.    Fusi sel adalah peleburan dua sel baik dari spesies yang sama maupun berbeda supaya terbentuk sel bastar atau hibridoma. Fusi sel diawali oleh pelebaran membran dua sel serta diikuti oleh peleburan sitoplasma (plasmogami) dan peleburan inti sel (kariogami). Manfaat fusi sel, antara lain untuk pemetaan kromosom, membuat antibodi monoklonal, dan membentuk spesies baru.
2.    Singami adalah proses bergabung, seperti bersatunya pronukleus jantan dengan pronukleus betina dalam oosit setelah terjadi fertilisasi, atau berdempetnya dua individu ciliate dan pindahnya sebagai inti antara keduanya.
  Monospermy dan Polispermy
l  Monospermy adalah spermatozoa yang hanya berjumlah satu yang masuk ke dalam ovum.
l  Polispermy adalah spermatozoa yang jumlahnya banyak yang masuk ke dalam ovum.
l  Polispermy dibagi atas 2 macam, yaitu :

1.       Patologis
2.       Fisiologis
Polispermy patologis terjadi jika  konsentrasi spermatozoa yang terlalu tinggi sedangkan polispermy fisiologis terjadi secara normal.
Akibat Pembuahan
Dengan terjadinya pembuahan, berakibat :
1.      Telur giat tumbuh
2.      Dapat menentukan jenis kelamin bakal embrio, berasal dari pilihan gabungan kromosom kelamin antara jantan dan betina. Jika spermatozoa-X berjumpa dengan ovum-X, jenis kelamin embrio ialah XX (betina) sedangkan jika spermatozoa-Y jumpa dengan ovum-X, maka jenis kelamin embrio adalah XY (jantan).
3.      Dapat mengembalikan susunan diploid kromosom species, dengan bergabungnya kedua gamet yang haploid. Hal ini bertujuan untuk menurunkan sifat keturunan (genetis) kedua parent kepada anak dan juga bertujuan untuk lebih banyak variasi yang timbul pada anak.

D.                Parthenogenesis
Partenogenesis adalah bentuk reproduksi aseksual di mana betina memproduksi sel telur yang berkembang tanpa melalui proses fertilisasi. Partenogenesis dapat kita lihat pada kutu daunlebah,kutu air, dan beberapa invertebrata lainnya, juga pada beberapa tumbuhan. Komodo dan hiu ternyata juga mampu bereproduksi secara partenogenesis, bersama dengan beberapa genera ikan, amfibi, dan reptil - yang telah menunjukkan bentuk reproduksi aseksual yang berbeda, termasuk partenogenesis sejati, gynogenesis, dan hybridogenesis (bentuk tidak sempurna dari partenogenesis).
Parthenogenesis terbagi atas 2 macam, yaitu :
1.      Natural Parthenogenesis
Merupakan parthenogenesis yang berlangsung secara alam atau normal, proses ini dapat terjadi pada berbagai jenis Arthropoda seperti lebah, semut, tawon, kutu daun dan kutu air.
2.      Artificial Parthenogenesis
Merupakan parthenogenesis yang dilakukan secara tiruan. Proses ini biasa dilakukan manusia dalam eksperimen. Berbagai jenis hewan yang dipakai dalam proses ini mulai dari Invertebrata sampai pada mamalia.
Kegunaan natural parthenogenesis adalah :
1.      Memudahkan reproduksi.
2.      Menghindari sterilitas, parthenogenesi menciptakan aneuplody atau polyploidy, sehingga sterilitas dapat dicegah.
3.      Menghindari rekombinasi baru bahan genetik
leer más...

PROSES PEMBUAHAN MENJADI JANIN

| | 0 komentar

  A.Pengertian Fertilisasi
Fertilisasi adalah proses penyatuan atau peleburan inti sel telur (ovum) dengan inti sel spermatozoa membentuk makhluk hidup baru yang disebut dengan zigot. Zigot merupakan bentuk awal dari makhluk hidup yang berkembang melalui proses fertilisasi. DarAi zigot akan berkembang menjadi embrio tahap dua sel,empat sel, morula, blastosis, berlanjut dengan diferensiasi membentuk organ-organ (organogenesis)hingga akhirnya menjadi fetus dan lahir. Fertilisasi terjadi ketika ovum bertemu dengan spermatozoa. Proses fertilisasi pada mamalia terjadi di tuba falopii tepatnya di infundibulum(1/3 bagian atas tuba falopii).
B.     Fungsi Fertilisasi
Fungsi utama dari fertilsasi yaitu:
1.      Fungsi reproduksi
2.      Fungsi perkembangan
Fungsi reproduksi memungkinkan perpindahan unsur-unsur genetik dari parentalnya. Jika pada gametogenesis terjadi reduksi (2n menjadi n) unsur genetik, maka pada fertilisasi terjadi penggabungan unsur genetik (pemulihan kembali dari n menjadi 2n, n dari masing-masing parental). Pada kasus-kasus tertentu individu ada yang haploid dan triploid serta tanpa proses fertilisasi.
Fungsi perkembangan memungkinkan rangsangan pada sel telur untuk melanjutkan dan menyelesaikan proses pembelahan meiosisnya dan membentuk pronukleus betina yang akan melebur (syngami)dengan pronukleus jantan (berasal dari inti spermatozoa) membentuk zigot. Jika fertilisasi tidak terjadi maka sel telur akan bertahan pada tahap metaphase II dan berdegenerasi tapa melalui proses selanjutnya.
C.    Proses Terjadinya Fertilisasi
1.      Tahap Persiapan Fertilisasi
Untuk dapat terjadinya fertilisasi perlu tahapan-tahapan yang menentukan dari fertilisasi. Tiap tahapan merupakan penentu berhasilnya fertilisasi.
a.       Ovum
Sebelum fertilisasi sel telur harus mencapai tahap pematangan (maturasi) dan ovulasi.
Pada saat ovum diovulasikan maka pembelahan terhenti (secara genetic pada fase meiosis II tahap meta phase) kalau terjadi pembuahan, ovum akan mengeluarkan gynogamon yang isinya terdiri dari fertilizen dan zat penelor
Zat fertilizine berfungsi untuk :
1.      mengaktifkan spermatozoa untuk bergerak
2.      menarik spermatozoa secara kemotaksis
3.      mengaglutinasi spermatozoa setelah mendekati ovum

Zat penelur berfungsi untuk merangsang pejantan untuk mengeluarkan spermatozoa pada saat kopulasi
Setelah ovulasi telur jatuh ke peritoneum. Telur yang jatuh tersebut kemudian ditampung oleh infundibulum. Infundibulum berbentuk menjari, yang disebut fimbridae, yang berguna menampung telur yang jatuh dari ovarium.
b.      Spermatozoa
Spermatozoa giat bergerak oleh kayuhan flagellumnya. Energi didapat dari pernapasan anaerobis fruktosa yang terkandung dalam semen, dan dari pernapasan aerobis glukosa dan glikogen yang terkandung dalam saluran kelamin betina. Sejak menempuh cervix, uterus sampai tuba fallopi, spermatozoa pun mengalami kapasitasi. Yakni suatu kemampuan untuk melakukan pembuahan. Kapasitasi itu sebenanya proses biokimia. Ada zat inhibitor pembuahan terkandung dalam semen. Inhibitor pembuahan itu ialah menghalangi dilepaskannya enzim hyaluronidase dan akrosin dari spermatozoa. Dengan kapasitasi, dihasilkan zat dalam saluran kelamin betina untuk menetralkan zat inhibitor pembuahan itu. Secara genetis spermatozoa pada saat pembuahan sudah lengkap menempuh meiosis I dan II, sudah pula menempuh proses pematangan dalam duktus epididimis.
Spermatozoa akan mengeluarkan androgamon yang terdiri dari
  • Enzym hyalorunidase yang berfungsi melarutkan cumulus uterus dan ovum
  • Akrosin yang berfungsi menghancurkan zona pelussida
  • EPK (Enzym penetrasi korona) berfungsi untuk menghancurkan corona radiata
  • Neurominidase berfungsi untuk menginduksi reaksi zona yaitu suatu reaksi yang menghalangi terjadinya polispermy.
2.      Proses Fertilisasi
Sebelum spermatozoa menembus dan masuk ke dalam sitoplasma sel telur, spermatozoa harus melalui beberapa lapisan selubung sel telur yaitu dari bagian paling luar berturut-turut adalah sel –sel kumulus, zona pelusida dan membran plasma (membran vitelina). Spermatozoa menembus lapisan sel-sel kumulus dengan dikeluarkannya enzim hyaluronidase yang akan mencerna asam hyaluronat yang terdapat diantara sel-sel kumulus. Asam hyaluronat ini dihasilkan oleh sel-sel granulose selama perkembangannya di dalam folikel di ovarium. Setelah menembus sel-sel kumulus,spermatozoa berikatan dengan zona pelusida melalui ikatan semacam antigen-resptor yang bersifat spesifik. Dalam hal ini yang bertindak sebagai antigen adalah protein-protein yang ada pada membran plasma spermatozoa dan sebagai reseptor adalah glikoprotein pada zona pelusida. Terdapat tiga jenis glikoprotein pada mamalia yaitu glikoprotein ZP1, ZP2, ZP3. Glikoprotein ZP1 berfungsi sebagai kerangka berikatan dengan glikoprotein ZP2 dan ZP3. Glikoprotein ZP3 bertindak sebagai reseptor primer bagi ikatan spermatozoa-zona  pelusida ikatan spermatozoa-ZP3 akan merangsang reaksi akrosom dan pengeluaran enzim-enzim hidrolitik. Enzim-enzim akan berperan dalam meluruhkan dan mencerna zona pelusida sehingga dapat ditembus.
Masuknya Spermatozoa ke dalam Ovum
Bereaksinya gamon kedua macam gamet menyebabkan terjadinya agglutinasi di dekat ovum, lalu memudahkan beberapa ekor sperma bertumbukan dengan ovum. Kemudian seekor sperma akan dapat menerobos masuk. Tempat masukknya satu spermatozon ke dalam ovum bisa pada beberapa daerah zona. Ketika akrosom menumbuk zona terjadi reaksi akrosom dimana akrosom diletakkan lalu membran depan akrosom itu hancur dan membran akrosom dibelakangnya akan bersatu dengan oolemma, sehingga inti spermatozoa terbuka jalan untuk masuk. Sementara itu dalam pengamatan banyak hewan, terbentuk tonjolan dari oolemma, disebut fertilization cone. Tonjolan ini ada yang berpseudopodia, berguna untuk merangkul kepala spermatozoa. Masuknya inti spermatozoa ke dalam ooplasma ada yang mengamati ialah dengan ditelan oleh ovum, adapula karena dorongan spermatozoa itu sendiri.

Sampai dalam ooplasma, kromatin berubah menjadi benang-benang kromosom. Kemudian terbentuk gelembung-gelembung kecil menyelaputinya membentuk selaput nukleus jantan.
Pengamatan in vitro sel-sel korona radiata tetap hadir dalam jumlah besar sekeliling ovum, meski adhesi antara sesamanya sudah hilang, dan filopodia pun sudah lepas dan hilang dari zona pellusida. Kemudian sel-sel korona ini membuat pseudopodia lalu memphagositosis spermatozoa disekeliling ovum. Jadi sel korona ini berfungsi untuk membersihkan sekeliling ovum dari spermatozoa yang tak membuahi.
Inti ovum berubah menjadi pronuklleus betina, selaput intinya hilang lalu mengalami meiosis II. Polosit yang berada di bawah zona pellusida juga mengalami meiosis, akhirnya terbentuk 3 polosit. Pronukleus betina kini sudah haploid seperti pronukleus jantan. Pada masing-masing pronukleus timbul berpuluh-puluh nukleoli yang kemudian bergabung jadi 1-2 nukleoli besar. Sentriol pronukleus betina hilang, dan untuk pembelahan berikut hanya sentriol jantan yang berada di middle piece yang jadi titik tutup gelondong. Pronuklei saling mendekat di porors telur, sedikit lebih dekat ke kutub animal (KA) lalu terjadilah proses kariogamy. Yakni bergabungnya pronuklei. Mula-mula nukleoli masing-masing hilang, selaput inti hilang dan besar pronuklei sendiri menciut. Masing-masing kromosom jadi mengganda jadi 2 kromatid yang sentromernya masih 1. Mitosis pun berlangsunglah.
Bahan spermatozoa lain selain inti, yakni mitokondria dan sisa membran selnya, hancur dan menyebar dalam ooplasma lalu hilang sebelum pembelahan zigot jadi dua sel. Setelah spermatozoa masuk membran telur (oolemma) kemudian terlepas dalam ovum, membentuk membran pembuahan. Antara telur dan membran pembuahan ada celah sempit, disebut rongga perivitellin, berisi cairan yang merembes dari telur sendiri. Pada ovum yang mengandung butiran korteks yang sebelum pembuahan bersebar sebelah dalam oolemma, butiran ini diduga ikut membentuk cairan perivitellin.
Dengan merembesnya cairan keluar menyebabkan telur menyusut dari besar semula. Membran pembuahan bersama cairan perivitellinnya berfungsi sebagai pencegah masuknya spermatozoa lain ke dalam ovum.
leer más...

AYAT-AYAT ALQURAN TENTANG PENCIPTAAN MANUSIA

| | 0 komentar

a.    Surah Shad ayat 71
Artinya “
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah".

b.    Surah Al Hajj ayat 5
Artinya :
“Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), Maka (ketahuilah) Sesungguhnya kami Telah menjadikan kamu dari tanah, Kemudian dari setetes mani, Kemudian dari segumpal darah, Kemudian dari segumpal daging yang Sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, Kemudian kami keluarkan kamu sebagai bayi, Kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya Telah diketahuinya. dan kamu lihat bumi Ini kering, Kemudian apabila Telah kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.” 

c.    Surah Az Zumar ayat 6 
 
Artinya :
“Dia menciptakan kamu dari seorang diri Kemudian dia jadikan daripadanya isterinya dan dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan[1306]. yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan yang mempunyai kerajaan. tidak ada Tuhan selain Dia; Maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?

[1306]  tiga kegelapan itu ialah kegelapan dalam perut, kegelapan dalam rahim, dan kegelapan dalam selaput yang menutup anak dalam rahim.

d.    Surah Al Mu’minun ayat 12-14
 
Artinya :
“Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik
.
e.  Surah Al Insan ayat 2
Artinya :
Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur[1535] yang kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), Karena itu kami jadikan dia mendengar dan Melihat.

[1535]  Maksudnya: bercampur antara benih lelaki dengan perempuan.

   Dari kelima ayat diatas dapat diambil kesimpulan bahwa penciptaan manusia berasal dari setetes mani yang berisi sperma yang kemudian membuahi ovum. Ketika sperma bergabung dengan sel telur intisari bayi yang akan lahir terbentuk. Sel tunggal yang dikenal sebagai “zigot” akan segera berkembang biak dengan membelah diri hingga akhirnya menjadi “segumpal daging”. Dan dalam Al qur’an disebutkan, mulanya tulang-tulang terbentuk, dan selanjutnya terbentuklah otot yang membungkus tulang-tulang ini. Kemudian terbentuklah seorang manusia. Singkatnya, tahap-tahap pembentukan manusia sebagaimana digambarkan dalam Al Qur’an, benar-benar sesuai dengan penemuan embriologi modern
leer más...

Selasa, 16 Desember 2014

DEFINISI, TEORI DAN KONSEP EMBRIOLOGI

| | 0 komentar

Terjadinya peleburan sperma dan ovum untuk dapat berlangsungya proses pembiakan bukanlah akhir proses reproduksi seksual namun sebenarnya merupakan permulaan serangkaian perubahan yag dikerjakan dengan seksama dan teratur rapi yang akhirnya menghasilkan spesies  yang dewasa. Istilah perkembangan digunakan untuk menjelaskan perubahan–perubahan ini. Walau pola yang sebenarnya dari perkembangan tersebut beragam antara spesies-spesies maka biasanya dapat dibedakan tahapan-tahapan berikut, 1.Pembelahan (Cleavage) selama tahapan perkembangan ini nukleus zigot menjalani serangkaian pembelahan mitotik. Nukleus anak yang dihasilkan biasanya dipisahkan dalam sel-sel terpisah yang berasal dari sitoplasma zigotnya. Selama tahapan ini tidak ada atau hanya sedikit pertumbuhan. 2.Morfogenesis. Selama tahapan ini sejumlah sel-sel yang dihasilkan terus membelah diri, bergerak-gerak dan menata dirinya  menjadi lapisan-lapisan dan kumpulan yang berbeda. Akibatnya terbentuklah pola. Perkembangan pola inilah yang disebut morfogenesis. 3.Diferensiasi. Akan tetapi, tidak lama kemudian sel-sel embrio yang sedang berkembang itu mulai mengambil bentuk struktur dan fungsi khusus yang akan dipunyainya pada saat menjadi dewasa. Proses ini disebut diferensiasi. Sel-sel yang terdeferensiasi itu tersusun menjadi jaringan, jaringan menjadi organ dan organ menjadi sistem.
                        Organisme yang melalui tiga tahapan diatas disebut embrio. Dan lingkup ilmu yang mempelajari tahapan diatas disebut embriologi.    

1 DEFINISI EMBRIOLOGI
            Embriologi ialah ilmu tentang embrio. Embrio atau mudigah ialah makhluk yang sedang dalam tingkat tumbuh dalam kandungan. Kandungan itu berada dalam tubuh induk (dalam rahim) atau di luar tubuh induk (dalam telur).Tumbuh,  ialah perubahan dari bentuk sederhana dan muda sampai jadi bentuk kompleks dan dewasa. Makhluk yang asalnya terdiri dari satu sel dan hidupnya tergantung kepadaparent menjadi makhluk yang terdiri dari banyak sel yang tersusun atas berbagai jaringan dan alat yang kompleks, dan yang dapat berdiri sendiri dan sanggup bereproduksi. Jadi Embriologi ialah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji perkembangan embrio (janin).
            Ada 2 fase utama pertumbuhan, yaitu prenatal dan postnatal. Prenatal adalah pertumbuhan sejak telur matang dan dibuahi sampai lahir, sedangkan postnatal adalah pertumbuhan sejak lahir sampai dewasa. Gabungan pertumbuhan pre- dan post- disebut ontogeny, sedang fase prenatal diliputi oleh ilmu Embriologi.

2.  TEORI EMBRIOLOGI
1.      Teori pertumbuhan ada 2 yaitu:
a.    Teori preformasi
     Berbagai embrio sudah ada dalam telur telah dan terbentuk sempurna, sebagai miniatur yang terkandung dalam biji. Teori ini diperkenalkan Marcello Malpighi (1628 – 1694). Teorinya itu dimuat berupa karangan dimajalah “Proceeding” yang diterbitkan oleh The Royal Society of London, dengan judul : “De Ovo Incubato” (perkembangan embrio ayam). Katanya setiap organ dalam embrio ayam itu sudah terbentuk sempurna dalam telur yang sudah dibuahi.
                 Ada dua aliran kemudian tumbuh dari teori preformasi ini, yaitu:
a.       Aliran ovulisme
Aliran ini berpendapat bahwa pada ovum terkandung alat-alat dalam bentuk mini, sedangkan spermatozoa itu hanya untuk merangsang pertumbuhan embrio.
a.       Aliran animalculisme.
Aliran ini berpendapat bahwa pada spermatozoon terkandung alat mini, dan tubuh wanita hanyalah sebagai tempat tumbuh.  
                 Terlepas  dari kedua aliran di atas, sesungguhnya Aristoteles (384 – 322 Sebelum Masehi), dalam dua bukunya berjudul “De Generatione Animalium” dan “De Historia Animalium” sudah lebih maju dari Malpighi dan agak memenuhi teori modern. Dari pengamatannya terhadap embrio ayam juga, Aristoteles menarik kesimpulan, bahwa pada embrio sudah ada jantung dan pembuluh darah; tapi belum ada alat-alat lain seperti paru-paru. Alat-alat ini tumbuh kemudian.

a.    Teori Epigenesis
                 Teori ini menyatakan, bahwa dalam telur tidak ada miniatur alat-alat. Alat-alat itu tumbuh secara berangsur. Yang memperkenalkan teori ini ialah Caspar Friedrich Wolff (1733 – 1794) Ia mendasarkan teorinya kepada penelitian embriologi. Katanya teori preformasi tak bisa diakui, karena terbukti usus ayam tidak terbentuk berupa tabung yang sudah jadi, tapi mula-mula berupa lipatan dari lapisan gepeng yang masih suatu jaringan pada awal pengeraman. Ia menulis teorinya dalam bukunya yang berjudul “Theoria Generationis”
leer más...

Followers


annidaramadhani.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.


Translate

 
 

Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
Ir Arriba